fbpx
spanduk suku cadang
Kalikan Injektor

Kalikan Injektor

Injektor seri DLX adalah positif injektor perpindahan (PDI). Ini injektor terisi saat sistem bertekanan, dan menyuntikkan ketika tekanan sistem dilepaskan. Produk ini cocok untuk periodik volumetrik sistem pelumasan dengan tekanan kerja 1.75-2.5Mpa. Injektor ini mengirimkan pelumas dalam jumlah tetap dan telah ditentukan sebelumnya ke setiap titik pelumasan. Seri DLX tersedia dengan 2, 3, 4 dan 5 outlet. Debit setiap outlet dapat dipilih secara bebas dalam rentang yang ditentukan. Outlet yang tidak terpakai dapat diblokir dengan khusus steker. Produk ini banyak digunakan di sistem pelumasan untuk pencetakan, plastik, pengepakan dan peralatan mesin dll.

Kode ukuran debit A B C D E F G 0
Tanda pencetakan produk 03 06 10 20 30 40 50 0
Debit (ml/sik) 0.03 0.06 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0 (Pasang)

Misalnya:
33000T-20/30/40/50——33000 adalah produk PN, 20/30/40/50 adalah debit yang menunjukkan 0.2ml dan 0.3ml dan 0.4ml dan 0.5ml dari kiri ke kanan.
T-adaptor dan selongsong kompresi

Demikian informasi tentang Multiply Injector.

Apa 3 metode pelumasan bantalan yang digunakan?

Ada beberapa metode pelumasan bantalan yang biasa digunakan, namun saya akan fokus membahas tiga yang utama:

1. Pelumasan Gemuk: Pelumasan gemuk melibatkan pengolesan oli kental, yang dikenal sebagai gemuk, ke bantalan. Gemuk terdiri dari minyak dasar yang dicampur dengan zat pengental dan aditif lainnya untuk meningkatkan kinerjanya. Gemuk mudah ditangani, mempertahankan sifatnya untuk waktu yang lama, dan memberikan perlindungan yang baik terhadap kontaminan. Ini umumnya digunakan dalam aplikasi di mana pelumasan terus menerus tidak diperlukan.

2. Pelumasan Oli: Pelumasan oli melibatkan penyediaan aliran oli yang konstan ke bantalan. Metode ini sering digunakan saat aplikasi kecepatan tinggi atau tugas berat memerlukan pendinginan dan pelumasan yang efisien. Pelumasan oli dapat dicapai melalui pelumasan percikan, pelumasan kabut oli, atau sistem sirkulasi oli. Ini menawarkan pembuangan panas yang sangat baik, pelumasan yang efisien, dan pemantauan serta perawatan yang mudah.

3. Pelumasan Film Padat: Pelumasan film padat, juga dikenal sebagai pelumasan kering, menggunakan lapisan tipis pelumas padat yang diaplikasikan pada permukaan bantalan. Metode ini mengurangi gesekan dan keausan dengan membentuk lapisan pelindung yang memisahkan permukaan bantalan. Pelumas film padat, seperti grafit, molibdenum disulfida (MoS2), dan polytetrafluoroethylene (PTFE), sering digunakan pada aplikasi lingkungan bersuhu tinggi, beban tinggi, atau ekstrem.

Setiap metode memiliki kelebihan dan keterbatasan, dan pertimbangan yang cermat harus diberikan pada persyaratan aplikasi khusus untuk menentukan metode pelumasan yang paling sesuai untuk sistem bantalan tertentu.

Bagaimana cara kerja injektor pelumas?

Injektor pelumas, juga dikenal sebagai injektor pelumasan atau sistem pelumasan, adalah perangkat yang digunakan untuk mengirimkan pelumas (seperti oli atau gemuk) ke berbagai bagian mesin atau peralatan. Mereka bekerja berdasarkan prinsip perbedaan tekanan.

Berikut gambaran umum tentang cara kerja injektor pelumas:

1. Reservoir: Injektor pelumas biasanya dihubungkan ke reservoir pelumas, yang menampung pelumas yang akan diinjeksikan. Reservoir dapat berupa wadah terpisah atau terintegrasi di dalam sistem injektor itu sendiri.

2. Pompa atau Sumber Tekanan: Injektor pelumas memerlukan pompa atau sumber tekanan untuk menciptakan tekanan yang diperlukan untuk menyuntikkan pelumas. Ini bisa berupa pompa eksternal atau mekanisme bawaan di dalam sistem injektor.

3. Peningkatan Tekanan: Tekanan meningkat baik dengan menggunakan pompa eksternal atau dengan cara mekanis di dalam sistem injektor. Penumpukan tekanan ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelumas dapat dikirim ke lokasi yang diinginkan secara efektif.

4. Nosel Injeksi: Injektor pelumas memiliki nosel atau outlet kecil yang diposisikan secara strategis di dekat area target yang membutuhkan pelumasan. Nozel ini dirancang untuk mengalirkan pelumas secara terkontrol, memastikan cakupan dan distribusi yang tepat.

5. Pengaturan Waktu dan Kontrol: Injektor pelumas mungkin memiliki pengatur waktu atau mekanisme kontrol yang menentukan frekuensi dan durasi injeksi pelumas. Ini membantu memastikan bahwa proses pelumasan dioptimalkan untuk kebutuhan spesifik mesin atau peralatan.

6. Pengiriman Pelumas: Saat tekanan diaktifkan atau mekanisme pengaturan waktu dipicu, pelumas didorong melalui nozel injeksi, mengirimkannya ke area yang diinginkan. Pelumas melapisi permukaan, mengurangi gesekan, menghilangkan panas, dan memberikan perlindungan terhadap keausan.

Injektor pelumas hadir dalam berbagai konfigurasi, termasuk injektor satu titik untuk komponen tertentu dan injektor multi titik untuk mendistribusikan pelumas ke beberapa lokasi secara bersamaan. Desain khusus dan pengoperasian injektor pelumas dapat bervariasi tergantung pada aplikasi dan persyaratan mesin atau peralatan yang digunakan.

Informasi Umum Multiply Injector

Injeksi ganda dirancang untuk oli dan gemuk lunak. Setiap outlet vol. beragam untuk titik yang berbeda. Minyak pra-pengiriman ke pengaturan vol. dan tidak khawatir tentang vol.

Berapa kisaran viskositas oli kerja?

Kisaran viskositas oli berkisar dari #20 hingga #1500 dan oles ulang adalah pelumas lunak atau NIGL#000 hingga NIGL#00.

Berapa tekanan maksimum?

Biasanya di 30-50kgs

bahan segelnya apa?

Viton

Apa debit output bisa menjadi pilihan?

Kami memiliki 0.1ml,0.2ml,0.3ml,0.4ml,0.5ml bisa menjadi pilihan

produk Tampilkan kasus
Kirim Pertanyaan Anda Hari Ini
Kutipan Cepat
Perbarui preferensi cookie
Gulir ke Atas